5 Situs Asik Tentang Sound

5 situs asik

Jadi kamu mau latihan tapi teman bandmu belum pada datang?  Apa kamu berangkat duluan karena tempat kerjamu dekat dan kamu menghindari menunggu di kantor? Oh, atau kamu sedang menunggu waktu check sound yang ngaret karena vokalis/gitaris band sebelum kamu baru saja datang? Tenang jangan cemberut! Bayusvara akan memberikan solusi untuk kebosanan kamu!

Bayusvara.com – Seorang anak band tentu harus mengerti perihal tata suara dan hal-hal yang meliputinya. Maka kami menawarkan solusi berupa 5 situs asik tentang musik dan tata suara yang dapat kamu kunjungi sekarang. Jadi buka perantas di handphone-mu, lalu klik situs dibawah ini.

  1. SOUND ON SOUND
5 situs asik

Pernah dengar situs ini dari teman kamu yang seorang audio engineer? Atau pernah melihatnya di-post salah satu teman facebook kamu? Nah, jika kamu belum pernah membukanya, dari sekarang kamu harus mulai membuka situs ini. Situs ini tidak melulu berisi artikel dengan bahasan yang teknis tentang tata suara, namun situs ini juga berisi wawancara dengan banyak producer atau audio engineer dari musisi-musisi internasional.

 

Read more

Artist Review: 90 Horse Power

90hp

Pada review artist Bayzine kali ini kami bersyukur karena salah satu sesepuh dari Bayusvara Sound System Provider, dengan sukarela, mau menyumbang satu tulisan tentang band yang sedang ia gandrungi. Band tersebut merupakan band dengan kemampuan teknik bermain yang tidak unggul namun lagunya dipenuhi aura positif yang dengan segera dapat dirasakan oleh setiap orang yang mendengarkannya. Lalu apa yang Fikri Hadi rasakan saat mendengar lagu-lagu 90 Horse Power? Simak ulasan berikut.

Bayusvara.com – Ada sebuah kalimat bijak, bahwa Musik sebagai seni mampu mengungkapkan hal-hal yang tidak dapat diekspresikan dengan kata-kata, musik lebih mampu dan lebih ekspresif dalam mengungkapkan perasaan daripada bahasa lisan dan tulisan. Seringkali kita berada dalam fase “merinding” saat mendengarkan musik, hal-hal magis seperti itulah yang bisa dilakukan oleh musik terhadap kita, si jiwa-jiwa yang kosong. Tempo hari saya disodorkan teman CD sebuah band baru, namanya 90 Horse Power. Sekilas namanya seperti mendengar sales mobil mengidentifikasi semburan tenaga mesin mobil dagangannya. Namun, apalah arti sebuah nama seperti kata Shakespeare, 90 Horse Power yang satu ini tidak butuh terlalu banyak sales sehingga kuping kita tidak keracunan oleh banyak omong kosong. Sesaat setelah mendengar keseluruhan materi di album mereka saya bisa langsung memilih mana lagu favorit yang bisa memposisikan saya pada fase “merinding”.

 

Read more

Artist Review: Danilla Riyadi

Danilla

Diantara banyak nama penyanyi muda wanita yang bermunculan akhir-akhir ini terdapat satu nama yang  berkesan untuk kami. Nama tersebut adalah Danilla Riyadi. Memainkan musik jazz dengan berbagai macam campuran dari bossas modern hingga triphop, Danilla mengukuhkan namanya di kancah musik independen Indonesia.

Bayusvara.com – Peleburan musik-musik tersebut dapat kita dengar di album perdananya yang bertajuk Telisik. Dengan 13 lagu yang terdapat di album tersebut, Danilla mampu menculik pendengarnya ke dimensi yang asing namun menghangatkan. Banyak lagu-lagu dari album tersebut yang dapat dengan mudah kami kenali karena banyak dari lagu-lagu tersebut memiliki ciri khas yang unik yang membedakannya dari lagu lainnya. Seperti pada lagu Junko Furata, kita dapat mendengar pengaruh kental dari musik-musik trip hop semacam Jay Jay Johanson atau beberapa lagu dari Portishead.

Diantara semakin beragamnya musik Indonesia, Danilla merupakan salah satu penyanyi wanita muda yang patut untuk diperhatikan perkembangannya. Selain live performance yang rapi dan hangat, Danilla perlu diperhatikan sebab perkembangan musiknya akan mengarah ke ranah yang lebih mengejutkan. (A.D Lacborra)

Album Review : Efek Rumah Kaca – “Sinestesia”

Sinestesia

Setelah vakum lebih dari satu tahun, Efek Rumah Kaca (ERK) menggebrak blantika musik Indonesia dengan album yang dapat dibilang eksperimental dan menantang. Eksplorasi musik dalam album tersebut sontak menanggalkan label trio pop minimalis mereka yang melekat setelah bertahun-tahun. Bagi para pecinta album Kamar Gelap atau album self-titled mereka, mungkin harus sedikit lebih bersabar dalam mendengarkan lagu-lagu di dalam album ini.

Bayusvara.com – Album kali ini diberi tajuk Sinestesia yang menurut KBBI berarti sebuah ungkapan bagi sebuah indra yang digunakan untuk indra lain. Dalam album tersebut terdapat bagian-bagian yang diberi judul dalam warna, dari Merah, Jingga hingga Biru, semua merefleksikan isi dari bagian itu sendiri. Seperti dalam lagu “Tiada” pada bagian Putih, kita dapat mendengar sebuah pengalaman tentang seorang yang telah meninggal dari prespektif yang mengalaminya. Nada lirih yang dinyanyikan Cholil serta lirik yang dinarasikan Adrian dalam lagu tersebut, mampu menyihir bulu kuduk pendengar untuk seketika berdiri sambil terus membayangkan warna putih pada kain kafan atau warna putih pada cahaya diujung lorong. Seolah sengaja memberi kesan warna pada lagu-lagu mereka, ERK berhasil menciptakan pesta warna yang meledak dalam gerak lambat di otak pendengar album mereka.

Membutuhkan kesabaran yang tinggi saat mendengarkannya, album ERK kali ini dapat dibilang sebuah ujian untuk pendengar setia mereka. Bagi pendengar yang cinta mati dengan konsep pop minimalis ERK, tentu mendengarkan album Sinestesia merupakan sebuah ujian yang berat. Namun bagi para pendengar ERK  yang merasa cukup atas pop minimalis yang pernah mereka tawarkan, album ini merupakan sebuah kejutan yang menyenangkan. (A.D Lacborra)

Contact Us